Intrusi air laut terjadi ketika air laut merembes ke dalam akuifer air tawar atau sistem air tanah pesisir, seringkali menyebabkan penurunan kualitas air. Penyebab utama meliputi:
- Penarikan air tanah yang berlebihan: Penarikan air tanah yang berlebihan mengurangi tekanan di akuifer air tawar, memungkinkan air asin masuk.
- Peningkatan permukaan laut: Perubahan iklim menyebabkan peningkatan permukaan laut, yang mendorong air laut menjauh ke daratan.
- Perubahan alami: Perubahan pasang surut atau musiman mengganggu keseimbangan antara air tawar dan air laut.
Penanganan intrusi air laut memerlukan pemetaan dan pemantauan yang akurat terhadap zona yang terdampak. Alat geofisika canggih, seperti tTEM dan floaTEM, menyediakan pemetaan detail lapisan bawah permukaan untuk:
- Identifikasi batas antara air tawar dan air laut.
- Pantau tingkat intrusi air laut dari waktu ke waktu.
- Dukung strategi pengelolaan air tanah untuk mengurangi dampaknya.
Dengan memanfaatkan alat seperti tTEM dan floaTEM, pemangku kepentingan dapat mengelola sistem air tanah pesisir dengan lebih baik dan mengembangkan solusi efektif untuk mengatasi intrusi air laut.